PEDP LAKSANAKAN WORKSHOP VALIDASI SKEMA KOMPETENSI


Diterbitkannya Peraturan Pemerintah RI Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi berdampak pada penegasan kewajiban perguruan tinggi di Indonesia, termasuk Politeknik Negeri Pontianak, untuk menyelenggarakan pendidikan sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT), ujar Uray Endang Manajer PEDP Politeknik Negeri Pontianak kepada redaltur Polnep News.  Lebih lanjut dikatakan bahwa setelah melewati proses pembelajaran, peserta didik layak untuk memperoleh gelar, ijazah dan sertifikat profesi. Dia mengatakan, bahwa Peraturan Presiden RI Nomor 8 Tahun 2012 menjelaskan sertifikat profesi merupakan bentuk pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan atau pelatihan kerja, yang level kompetensinya diberikan berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 81 Tahun 2014 kemudian menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi wajib menerima Ijazah yang dilengkapi dengan Transkrip Akademik dan Sertifikat Kompetensi Pendamping Ijazah (SKPI).
Untuk merealisasikan Peraturan tersebut, maka dibentuklah LSP P-1 Politeknik Negeri Pontianak, yang saat ini sedang dalam proses pengajuan lisensi. Salah satu kegiatan rutin yang harus dikelola LSP P-1 Politeknik Negeri Pontianak adalah pelaksanaan uji kompetensi untuk skema sertifikasi yang telah divalidasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Untuk saat ini ada 12 (dua belas) skema sertifikasi yang telah diajukan oleh LSP P-1 Politeknik Negeri Pontianak ke BNSP. Dan direncanakan akan dilakukan pengajuan rutin untuk skema sertifikasi kompetensi lainnya. Terkait hal tersebut, para pengurus TUK atau tim skema perlu memahami hal-hal apa yang seharusnya terpenuhi ketika suatu skema kompetensi diajukan ke BNSP sehingga layak untuk divalidasi.
Kegiatan Workshop Validasi Skema Kompetensi diikuti oleh para pengurus LSP, pengurus TUK, tim skema dan elemen-elemen pendukung didalamnya yang ada di lingkungan Politeknik Negeri Pontianak. Keikutsertaan para pengurus diharapkan dapat  memahami hal-hal apa yang seharusnya terpenuhi ketika suatu skema sertifikasi diajukan ke BNSP dan layak untuk divalidasi. Selain itu, memiliki pemahaman jelas mengenai hal-hal yang harus termaktub dalam suatu skema kompetensi serta mekanisme validasi skema kompetensi, sehingga skema kompetensi yang diajukan layak untuk digunakan, ungkap Uray Endang. Lebih lanjut dijelaskannya, kegiatan Workshop Validasi Skema Kompetensi ini bertujuan sebagai sarana sosialisasi dan sekaligus pelatihan singkat bagi para pengurus LSP, TUK, serta tim pengembangan skema kompetensi di lingkungan Politeknik Negeri Pontianak sehingga mampu untuk mempersiapkan dan mengaplikasikan skema kompetensi dengan baik. Melalui workshop diharapkan tersusun dan tervalidasinya sejumlah skema kompetensi baru yang akan diajukan ke BNSP minimal sesuai target tahunan LSP-P1 Politeknik Negeri Pontianak, harapnya.


Workshop Validasi Skema Kompetensiini diikuti para pengurus LSP, TUK beserta Ketua Jurusan dari setiap jurusan, Asesor Lisensi, serta personil lain terkait. Kegiatan dilaksanakan di aula TPHP tanggal 3 Mei 2017 dan dibuka Direktur Politeknik Negeri Pontianak H. Muhammad Toasin Asha. Narasumber merupakan praktisi di Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang sangat memahami mengenai proses validasi skema kompetensi.
(Erwandi – Pranata Humas Muda)


Baca Juga...


  • POLNEP PILIHAN FAVORIT BAGI LULUSAN SMU DAN SMK

    Lulusan SMU/SMK menjadikan Politeknik Negeri Pontianak menjadi pilihan utama untuk melanjutkan pendidikan. Hal ini terungkap dari hasil wawancara Humas dengan beberapa calon mahasiswa yang mengikuti seleksi yaitu Dian dari Kabupaten Sanggu mengatakan, sejak sekolah di SMA sudah

  • SALATDA MPM SE-KALIMANTAN BARAT

    Direktur: “mahasiswa harus solid menghadapi dinamika bangsa saat ini”   Kegiatan mahasiswa seperti ini memiliki nilai strategis tidak hanya perguruan tinggi, namun juga pemerintah daerah. Oleh karena itu, melalui kegiatan (Salatda KalBar) ini para mahasiswa

  • PEDP LAKSANAKAN WORKSHOP VALIDASI SKEMA KOMPETENSI

    Diterbitkannya Peraturan Pemerintah RI Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi berdampak pada penegasan kewajiban perguruan tinggi di Indonesia, termasuk Politeknik Negeri Pontianak, untuk menyelenggarakan pendidikan sesuai

  • RAPAT SENAT POLNEP DALAM RANGKA DIES NATALIS KE-30

    Usia 30 tahun bagi Politeknik Negeri Pontianak bukanlah usia muda, ibarat manusia sudah memasuki usia dewasa. Di usia 30 ini yang kita peringati sekarang ini merupakan momentum  dan sekaligus refleksi dari berbagai upaya yang telah dan sedang kita lakukan dalam melaksanakan

  • PEKAN DIES NATALIS KE-30 POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

    Sudah 30 tahun usia Politeknik Negeri Pontianak, jika diibaratkan manusia usia tersebut merupakan usia dewasa, ujar Direktur Ir. H. Muhammad Toasin Asha, M.Si mengawali sambutannya pada pembukaan pekan Dies Natalis Politeknik Negeri Pontianak di selasar gedung utama. Pada

POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

  • Address: Jl. Akhmad Yani Pontianak
    78124, P.O BOX 1286
  • Email: kampus@polnep.ac.id
  • Website: www.polnep.ac.id
  • Telp/Fax: +62 0561 736180 / +62 0561 740143

POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

  • Address: Jl. Akhmad Yani Pontianak
    78124, P.O BOX 1286
  • Email: kampus@polnep.ac.id
  • Website: www.polnep.ac.id
  • Telp/Fax: +62 0561 736180 / +62 0561 740143
SEO Reports for polnep.ac.id