Pontianak, Humas Polnep - Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) resmi memulai rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada Selasa (11/8). Kegiatan ini diikuti sekitar 2.500 mahasiswa baru yang diawali dengan Rapat Terbuka Senat Politeknik Negeri Pontianak.
Rangkaian rapat tersebut sebagai tanda dimulainya perjalanan mahasiswa baru Politeknik Negeri Pontianak. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, yang menyampaikan pesan kepada seluruh mahasiswa baru untuk menyambut jenjang kehidupan baru di dunia kampus.
"Selamat datang di dunia kampus, dunia perguruan tinggi, selamat datang di jenjang kehidupan baru kalian. Hari ini kalian memulai perjalanan baru, bukan sekadar sebagai mahasiswa tetapi menjadi bagian dari ekosistem pendidikan tinggi yang memiliki peran strategis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global," ujarnya.
Lebih lanjut, Menteri menyampaikan harapannya agar perguruan tinggi di seluruh Indonesia dapat menjadi penggerak transformasi sosial dan ekonomi yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. "Kami ingin kalian menjadi agen perubahan, agen penggerak, dan agen pelopor yang berani menghadirkan solusi untuk berbagai tantangan bangsa," tegasnya.
Sejalan dengan pesan tersebut, Direktur Politeknik Negeri Pontianak, Dr. Ir. H. Widodo PS, S.T., M.T., MCE., menyampaikan pesan kepada mahasiswa baru agar menjadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk membangun pola pikir dan karakter yang positif. Ia menekankan pentingnya menjaga pikiran, niat, serta setiap tindakan yang dilakukan selama menjalani kehidupan sebagai mahasiswa.
"Yang perlu Anda tanamkan dalam diri adalah bahwa pikiran Anda akan menentukan bagaimana Anda menjalani kehidupan. Karena itu, pikirkanlah hal-hal yang baik, tanamkan niat yang baik, dan lakukan hal-hal yang baik," ujarnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa baru untuk memahami prinsip hukum tabur tuai dalam setiap proses yang dijalani. Menurutnya, setiap pilihan dan tindakan yang dilakukan akan membawa hasil yang sesuai dengan apa yang telah ditanamkan.
"Apa yang Anda tabur, itu yang Andai tuai. Jadi, silahkan tentukan apa yang ingin Anda lakukan dan apa yang ingin Anda taburkan selama berada di kampus ini, karena pada akhirnya itulah yang akan Andai tuai," pesannya.
Selain itu, Direktur juga menegaskan bahwa Polnep akan terus berupaya memberikan lingkungan dan proses pembelajaran terbaik bagi mahasiswa. Seluruh unsur manajemen, mulai dari pimpinan hingga tenaga pendukung memiliki komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi menghasilkan lulusan yang berkualitas.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Polnep juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang berhasil meraih prestasi pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI). Pemberian reward ini menjadi bentuk apresiasi atas capaian mahasiswa sekaligus motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Tidak hanya seremoni penyambutan, mahasiswa baru juga mendapatkan berbagai materi yang relevan dengan kehidupan mereka sebagai mahasiswa di perguruan tinggi vokasi.
Salah satu materi yang diberikan adalah pendidikan vokasi yang disampaikan oleh Tenaga Ahli Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Beliau memberikan pemahaman kepada mahasiswa cara mengejar dan menciptakan relevansi pendidikan tinggi vokasi Indonesia.
Selanjutnya, mahasiswa mendapatkan materi bertajuk "Perguruan Tinggi di Era Digital" yang disampaikan oleh Telkomsel. Materi ini membahas perkembangan teknologi digital dan cara memanfaatkan teknologi secara positif dalam mendukung proses pembelajaran maupun kehidupan di lingkungan perguruan tinggi.
Tidak hanya berkaitan dengan akademik dan teknologi, mahasiswa baru juga mendapatkan pembekalan mengenai bela negara yang disampaikan oleh Asisten Intelijen Kodam. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran mahasiswa mengenai wawasan kebangsaan, tanggung jawab sebagai generasi muda, serta peran mahasiswa dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Rangkaian materi kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi kebijakan Bank Indonesia yang disampaikan oleh perwakilan BI. Mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai kebijakan dan peran Bank Indonesia. Setelah materi tersebut, mahasiswa kemudian mendapatkan materi mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) yang disampaikan oleh Satuan Tugas (Satgas) PPKPT. Materi ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan.
Beragam materi yang diberikan di hari pertama PPKMB menunjukkan bahwa pengenalan kehidupan kampus tidak hanya berkaitan dengan lingkungan akademik, tetapi juga mencakup wawasan kebangsaan, perkembangan teknologi, ekonomi, hingga pembentukan lingkungan perguruan tinggi yang aman dan inklusif.
Rangkaian PKKMB hari pertama menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan dan kehidupan di Politeknik Negeri Pontianak. Bekal yang diberikan diharapkan dapat membantu mahasiswa beradaptasi serta menjalani proses pendidikan dengan semangat, tanggung jawab, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
/