Pontianak, Humas Polnep – Ratusan mahasiswa Program Studi Teknologi Pertanian Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) mengikuti kegiatan yudisium sebagai tanda telah menyelesaikan seluruh rangkaian perkuliahan di kampus. Kegiatan yang di gelar pada Rabu (16/9) bertempat di Qubu Resort ini menjadi salah satu momen penting bagi mahasiswa sebelum melangkah ke tahap berikutnya.
Dari 192 mahasiswa, sebanyak 89 mahasiswa berasal dari Program Studi Sarjana Terapan Pengolahan Hasil Perkebunan Terpadu (PHPT), 42 mahasiswa dari Program Studi Sarjana Terapan Budidaya Tanaman Perkebunan (BTP), dan 61 mahasiswa dari Program Studi Manajemen Perkebunan (MJP).
Dalam sambutannya, Ketua Jurusan Teknologi Pertanian, Dody Radiansah, S.P., M.MA., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan yudisium jurusan. Ia juga mengapresiasi kehadiran para tamu, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta yang telah hadir di momen bahagia tersebut.
“Pada hari ini kami sangat bersyukur karena acara ini dapat terlaksana setelah perjalanan panjang dan penuh pengorbanan. Alhamdulillah bapak dan ibu sudah hadir, begitu juga dengan calon wisudawan yang luar biasa ini,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Pontianak, Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Widodo PS, S.T., M.T., MCE., dalam sambutannya mengingatkan para mahasiswa bahwa keberhasilan yang diraih tidak terlepas dari proses panjang yang telah dijalani selama masa perkuliahan. Menurutnya, setiap proses yang dilalui merupakan bagian dari latihan untuk membentuk kedisiplinan dan kesiapan menghadapi kehidupan setelah lulus.
Ia menggambarkan sebuah perjalanan mahasiswa seperti seorang juga Muhammad Ali yang terus latihan untuk mendapatkan sebuah hasil. Karena itu, mahasiswa diingatkan untuk terus melatih diri, terutama dalam hal kedisiplinan, karena setelah memasuki dunia kerja tidak akan ada lagi dosen yang mengawasi dan mengingatkan.
“Jangan terlalu takut dengan masa depan. Kita tidak tahu seperti apa masa depan kita. Syukuri apa yang telah terjadi, karena di luar sana banyak anak-anak yang ingin seperti kalian semua,” pesannya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Gelar yang diperoleh bukan menjadi alasan untuk merasa lebih tinggi dari orang lain, tetapi menjadi bekal untuk terus berusaha dan menghadapi tantangan ke depan.
Pada kegiatan yudisium tersebut, Jurusan Teknologi Pertanian umumkan mahasiswa dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dari masing-masing program studi:
1. Program Studi Sarjana Terapan Pengolahan Hasil Perkebunan Terpadu:
• Saskya Khairani – 4.00
• Nur Komariah – 4.00
• Wianda Nur Kharisma – 3.94
2. Program Studi Sarjana Terapan Budidaya Tanaman Perkebunan:
• Ruiscini Agiovenko – 3.71
• Weni Ratu – 3.69
• Aulia Febriyanti – 3.67
3. Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Perkebunan:
• Tria – 3.84
• Junarwan – 3.79
• Utin Wendi Putri Kusuma – 3.74
Adapun rata-rata IPK mahasiswa pada masing-masing program studi tercatat sebesar 3.37 untuk PHPT, 3.37 untuk BTP, dan 3.45 untuk MJP.
Kegiatan yudisium ini menjadi momentum bagi 192 mahasiswa Jurusan Teknologi Pertanian untuk menutup satu tahap pendidikan di Politeknik Negeri Pontianak dan membuka langkah baru menuju dunia kerja maupun perjalanan selanjutnya. Setelah kegiatan tersebut, para calon wisudawan diharapkan bisa mempersiapkan diri untuk mengikuti Wisuda ke-37 yang direncanakan pada awal bulan Oktober.
/