Pontianak, Humas Polnep - Suasana hangat dan penuh khidmat terasa di lingkungan Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP) sejak dini hari, saat civitas akademika melaksanakan kegiatan kuliah subuh yang dirangkaikan dengan salat berjamaah bersama Menteri Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Jumat (24/4) di Masjid Al-Hadiid POLNEP.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Pontianak, Dr. Ir. H. Widodo PS, S.T., M.T., MCE., beserta jajaran pimpinan, staf, serta mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Momentum ini menjadi kesempatan berharga bagi seluruh peserta untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus menjalin kedekatan dengan pimpinan di tingkat nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., turut menyampaikan kultum yang menekankan pentingnya memperbanyak doa, istighfar, serta kesungguhan dalam beribadah sebagai kunci meraih keberkahan dan pertolongan Allah SWT. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk lebih menyadari keutamaan salat Subuh berjamaah yang memiliki nilai sangat besar di sisi Allah SWT, meskipun sering kali tidak disadari. "Seandainya pahala salat Subuh itu terlihat secara nyata seperti imbalan duniawi, tentu orang-orang akan berbondong-bondong mengejarnya. Namun karena balasan Allah tidak selalu terlihat langsung, kita sering kali lalai," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap amalan kebaikan tidak akan sia-sia. Menurutnya, ada balasan yang indah disimpan oleh Allah SWT dan akan diberikan dalam bentuk yang lebih besar, termasuk dari doa-doa yang belum dikabulkan.
Lebih lanjut, Prof. Brian menekankan bahwa doa merupakan bagian yang sangat penting dalam ibadah, tidak hanya sebagai bentuk permintaan, tetapi juga sebagai wujud ketundukan seorang hamba kepada Sang Pencipta. Ia mengajak seluruh civitas akademika untuk senantiasa melibatkan Allah dalam setiap perjalanannya. "Tidak ada doa yang sia-sia, Allah mengabulkan doa dengan berbagai cara, ada yang langsung dikabulkan, ada juga yang ditunda menunggu waktu yang tepat, atau bahkan ada yang diganti dengan lebih baik," tambahnya.
Ia juga menyinggung kisah Nabi Zakariya AS sebagai contoh keteguhan dalam berdoa, hingga akhirnya Allah SWT mengabulkan harapannya untuk mendapatkan keturunan setelah penantian panjang. Ini menunjukkan bahwa doa yang tulus dan penuh keyakinan tidak akan pernah sia-sia. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu-waktu mustajab untuk berdoa, seperti saat sujud, sebelum salam, saat hujan, dan di sepertiga malam terakhir.
Dengan adanya kegiatan ini, Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP) menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri dan berharap kegiatan ini dapat terus memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi. Selain itu, POLNEP berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembinaan karakter.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah untuk mempererat kebersamaan antara Menteri dengan seluruh civitas akademika. Kehadiran Prof Brian diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus menjaga ibadah, memperbanyak berdoa, serta memberikan kontribusi terbaik untuk diri sendiri, kampus, maupun masyarakat.
Beranda / Berita / PERKUAT NILAI SPIRITUAL CIVITAS AKADEMIKA, POLNEP GELAR KULIAH SUBUH DAN SALAT BERJAMAAH BERSAMA MENTERI PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
Polnep
PERKUAT NILAI SPIRITUAL CIVITAS AKADEMIKA, POLNEP GELAR KULIAH SUBUH DAN SALAT BERJAMAAH BERSAMA MENTERI PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
24 April 2026
3 menit baca
Ully Sartika
664 tayangan
Bagikan: