Pontianak, Humas Polnep - Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP) kembali memperluas jejaring kerja sama dengan dunia industri melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama PT Trans Hybrid Communication, pada Jumat (17/4) bertempat di Ruang Wakil Direktur Bidang Kerja Sama Politeknik Negeri Pontianak. Kerja sama ini menjadi langkah awal kedua belah pihak dalam membangun kolaborasi strategis yang berfokus pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) serta peningkatan kompetensi mahasiswa dan alumni.
Wakil Direktur Bidang Kerja Sama, Topan Prihantoro, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kerja sama ini berawal dari kebutuhan mitra industri yang memerlukan kandidat untuk mendukung kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) di perusahaan. "PT Trans Hybrid Communication merupakan perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi dan layanan internet, dengan cakupan kerja 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) serta pelayanan bagi badan usaha milik desa guna memperluas akses internet, makanya pihak perusahaan memerlukan SDM yang lebih banyak," ujarnya.
Dalam implementasinya, kerja sama ini melibatkan tiga jurusan di Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP), yakni Jurusan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Sipil, dan Jurusan Administrasi Bisnis. Ketiga jurusan tersebut dipilih karena dinilai memiliki relevansi yang kuat dengan kebutuhan industri yang bergerak di bidang telekomunikasi dan infrastruktur jaringan.
Tahapan awal kerja sama resmi dimulai setelah penandatanganan MoU, yang selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS). Beberapa program yang direncanakan meliputi penyediaan tempat magang bagi mahasiswa, pelaksanaan open recruitment bagi alumni, serta rencana pelatihan peningkatan keterampilan bagi tenaga kerja perusahaan.
Topan Prihantoro, S.T., M.T., menjelaskan bahwa saat ini baru dua program yang dapat berjalan. Sementara untuk satu program lainnya masih akan dibahas lebih lanjut. "Untuk saat ini, program yang dapat langsung berjalan adalah magang mahasiswa dan open recruitment. Sementara untuk program pelatihan harus dibahas lebih lanjut, terutama terkait pemanfaatan sarana dan prasarana yang merupakan barang milik negara, sehingga harus menyesuaikan dengan regulasi yang berlaku," jelasnya.
Dalam kegiatan ini, pihak perusahaan diwakili oleh Ratih Agustiningsih selaku HRGA Kalimantan Barat PT Trans Hybrid Communication dan Nurul Hassanah selaku HR Kalimantan Barat PT Trans Hybrid Communication.
Melalui kerja sama ini, Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP) berharap dapat memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam memperoleh tempat magang, sekaligus mempercepat masa tunggu alumni dalam mendapatkan pekerjaan. Bahkan diharapkan, mahasiswa tingkat akhir sudah memiliki peluang kerja sebelum resmi lulus atau tidak membutuhkan waktu lama untuk terserap di dunia kerja.