Pontianak, Humas Polnep - Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) secara resmi melepas mahasiswa asal Prancis yang mengikuti program magang internasional melalui kegiatan Farewell Ceremony, Kamis (18/6) di Ruang Rapat Rinjani, Gedung Direktorat. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting yang menandai berakhirnya rangkaian program magang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mitra di Prancis di lingkungan Polnep.
"Farewell Ceremony merupakan agenda resmi di tingkat institusi sebagai bentuk apresiasi sekaligus penutup program magang mahasiswa dari perguruan tinggi mitra di Prancis. Kegiatan ini juga menjadi simbol keberhasilan pelaksanaan program yang telah diselesaikan dengan baik oleh seluruh peserta," jelas Muhammad Ali, S.Pd., M.EIL., selaku Kepala Kantor Urusan Internasional Polnep.
Acara pelepasan dihadiri oleh jajaran pimpinan Polnep, para ketua jurusan, dosen pembimbing dari jurusan yang menerima mahasiswa magang, yakni Jurusan Administrasi Bisnis, Jurusan Teknik Mesin, dan Jurusan Teknik Elektro, serta mahasiswa pendamping yang selama ini berperan aktif membantu proses adaptasi mahasiswa Prancis selama berada di Pontianak.
Selama mengikuti program magang yang berlangsung selama dua hingga tiga bulan, para mahasiswa tidak hanya menjalani kegiatan akademik dan mengerjakan proyek yang dibimbing oleh dosen di masing-masing jurusan, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar di luar perkuliahan. Melalui UPA Bahasa, Polnep memberikan kursus Bahasa Indonesia untuk membantu komunikasi sehari-hari sekaligus memperkenalkan budaya lokal melalui berbagai kegiatan.
Selain mengikuti kegiatan di lingkungan kampus, para mahasiswa juga diajak mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Kalimantan Barat, seperti Pontianak, Singkawang, dan Pulau Lemukutan. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi mereka untuk mengenal budaya setempat sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat.
"Selain memperoleh pengetahuan akademik dan teknis selama mengikuti pembelajaran serta mengerjakan proyek di masing-masing jurusan, mereka juga mendapatkan pengalaman lintas budaya yang sangat berharga. Mereka belajar memahami budaya kita yang tentu berbeda dengan budaya di negara mereka," ungkap Kepala Kantor Urusan Internasional Polnep.
Ia juga menambahkan bahwa terlihat adanya perubahan dalam kebiasaan mahasiswa Prancis setelah mengenal budaya lokal. Mereka mulai memahami nilai-nilai budaya Indonesia, seperti menghormati orang yang lebih tua dengan berjabat tangan sambil sedikit menundukkan badan, mengucapkan terima kasih, hingga mencoba kebiasaan makan menggunakan tangan. Pengalaman-pengalaman sederhana tersebut menjadi sesuatu yang baru bagi mereka karena berbeda dengan budaya yang diterapkan di Prancis.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama berada di Pontianak dapat menjadi kenangan yang bermakna sekaligus bekal bagi perjalanan akademik dan karier mereka di masa depan. Hubungan yang telah terjalin pun diharapkan tidak berhenti setelah program selesai, tetapi terus berkembang menjadi jejaring alumni internasional yang tetap menjalin komunikasi dengan Polnep.
Di sisi lain, Polnep juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa internasional yang ingin mengikuti program magang maupun pertukaran mahasiswa. Politeknik Negeri Pontianak berkomitmen memberikan pendampingan penuh melalui mahasiswa pendamping dari Polnep, dukungan dari UPA Bahasa, serta berbagai kegiatan yang mendorong literasi dan pemahaman lintas budaya.
Melalui program ini, Politeknik Negeri Pontianak terus memperkuat komitmennya dalam membangun kerja sama internasional yang berkelanjutan serta menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan berwawasan global.
Mahasiswa Internasional
POLNEP RESMI LEPAS MAHASISWA PRANCIS USAI JALANI PROGRAM MAGANG INTERNASIONAL
24 Juni 2026
3 menit baca
Erman Prianto
297 tayangan
Bagikan: