Pontianak, Humas Polnep - Sebanyak 109 calon wisudawan Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan (IKP) Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) mengikuti kegiatan yudisium di Hotel Golden Tulip Pontianak, pada Jumat (18/9). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Politeknik Negeri Pontianak beserta jajarannya, dosen, serta tenaga kependidikan IKP.
Kegiatan yudisium menjadi salah satu tahapan yang menandai berakhirnya masa studi para mahasiswa sebelum mengikuti prosesi wisuda. Dari 109 calon wisudawan, sebanyak 45 orang berasal dari Program Studi Sarjana Terapan Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) rata-rata 3.45.
Sementara itu, Program Studi D3 Budidaya Perikanan berjumlah 52 calon wisudawan dengan IPK rata-rata 3.62. Adapun Program Studi D3 Teknologi Penangkapan Ikan sebanyak 12 calon wisudawan dengan IPK rata-rata 3.56.
Dalam sambutannya, Ketua Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, Jumadi Sudarso, S.St.Pi., M.Si., mengingatkan seluruh peserta bahwa yudisium bukanlah akhir perjalanan, melainkan bagian dari proses untuk memasuki tahapan kehidupan berikutnya.
"Langkah kalian di Polnep mungkin akan mencapai titik finish. Tapi, finishnya kalau kalian semua sudah mendapatkan ijazah. Dan apakah fase ini menjadi perjalanan terakhir di kehidupan kalian? Tentu saja tidak, karena fase ini adalah tengah-tengah perjalanan kalian," ujarnya.
Ketua Jurusan juga menyampaikan bahwa selama mendampingi mahasiswa, ia menyaksikan langsung perjuangan mereka dalam menjalani proses perkuliahan, termasuk kegiatan di tambak maupun laboratorium.
Lebih lanjut, para calon wisudawan diharapkan bisa menjadi alumni yang memiliki karakter sekaligus memberikan dampak bagi lingkungan sekitar. Disiplin sebagai salah satu semboyan Polnep harus tetap diterapkan setelah mahasiswa meninggalkan lingkungan kampus dan memasuki dunia kerja.
Ia juga mengingatkan calon wisudawan untuk mampu menempatkan diri sesuai dengan posisi dan tanggung jawab yang diemban. Menurutnya, ketika menjadi karyawan, seseorang harus tetap menghargai pimpinan dan lingkungan sekitar. Begitu pula ketika nantinya menjadi pimpinan, harus mampu memperhatikan serta melindungi para karyawan.
Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Pontianak, Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Widodo PS, S.T., M.T., MCE., dalam sambutannya meminta agar calon wisudawan memiliki kepercayaan diri dalam melangkah setelah menyelesaikan pendidikan.
Ia juga menekankan bahwa gelar akademik bukan satu-satunya tolak ukur keberhasilan seseorang. Menurutnya, setiap orang memiliki jalan dan rezeki masing-masing sehingga para calon wisudawan tidak perlu merasa rendah diri.
"Kita memiliki rezeki masing-masing, jangan pernah mengatur apa yang tidak bisa diatur. Yang perlu kita lakukan cukup banyak berbuat baik, masalah hasil jangan dipikirkan karena suda ada yang mengatur," ujarnya.
Direktur juga mengingat calon wisudawan agar tidak menjadikan pencapaian akademik maupun posisi sebagai alasan untuk menyombongkan diri. Menurutnya, apa yang dimiliki seseorang merupakan amanah dan kepercayaan yang harus dijaga. "Jangan pernah sombong, karena itu semua hanya titipan untuk kita, bukan karena kita hebat," ucapnya.
Menutup sambutannya, Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Widodo PS, S.T., M.T., MCE., menyampaikan permohonan maaf kepada para mahasiswa apabila selama menjalankan tugas sebagai direktur terdapat hal-hal yang kurang berkenan.
"Saya minta maaf jika selama menjadi direktur ada yang kurang berkenan dan ada bikin kalian kurang nyaman. Saya atas nama pimpinan dan mewakili civitas akademika Polnep meminta maaf," tutupnya.
Sementara itu, perwakilan calon wisudawan, Muhammad Atariq, menyampaikan pesan dan kesan selama menjalani perkuliahan di Polnep. Ia mengatakan bahwa kuliah tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan berbagai pengalaman dan tantangan.
"Kesannya selama perkuliahan banyak pengalaman yang kami dapatkan, tidak hanya ilmu, tetapi banyak tantangan. Ada suka, lelah, bahkan ingin menyerah. Tetapi itu menjadi sebuah perjalanan yang tidak akan dilupakan," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh civitas akademika yang telah memberikan pendidikan dan pendampingan selama masa perkuliahan, serta kepada teman-teman yang telah bersama-sama melewati berbagai proses yang ada.
Atariq berharap hubungan dan kenangan yang terbangun selama masa perkuliahan tidak berhenti setelah calon wisudawan menyelesaikan pendidikan di Polnep.
"Jangan pernah lupa dengan kisah-kisah yang ada. Semoga nanti kita bisa ketemu lagi dengan cerita-cerita yang akan dikenang. Terima kasih atas canda, tawa, kenangan, perjuangan yang telah dilalui. Sampai ketemu saat kita sukses nanti," katanya.
Yudisium kemudian ditutup dengan ramah tamah sekaligus pengalungan medali kelulusan kepada seluruh calon wisudawan. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi ratusan calon wisudawan Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan untuk menutup satu tahapan sekaligus bersiap memasuki perjalanan baru sebagai lulusan dan calon alumni Polnep yang akan memberikan manfaat dan dampak bagi masyarakat maupun bangsa.
/