Pontianak, Humas Polnep – Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) melaksanakan kegiatan Penguatan Tata Kelola Keuangan dan Penatausahaan Barang Milik Negara (BMN) pada Satuan Kerja Badan Layanan Umum (BLU), pada tanggal 23 hingga 24 September 2026 di Ruang Rapat Mahameru. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan pemahaman dan pengelolaan keuangan serta BMN di lingkungan kampus agar dapat berjalan efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan tersebut membahas sejumlah materi yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan, mulai dari tata keuangan BLU, manajemen kas BLU, kas lainnya dan setara kas, investasi, hingga laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) atas laporan keuangan. Selain itu, kegiatan juga membahas pengelolaan BMN pada satuan kerja BLU.
Dalam sambutannya, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Perencanaan, H. Irawan Suharto, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan keuangan di lingkungan Polnep.
“Dengan adanya kegiatan ini, mudah-mudahan tata kelola keuangan bisa menjadi lebih baik lagi. Harapannya, tata kelola ke depannya jauh lebih baik sehingga kita bisa menjadi lebih baik,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan lancar serta materi yang disampaikan dapat menambah pemahaman peserta, khususnya terkait pengelolaan keuangan dan BMN.
“Semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar. Semoga materi yang diberikan semakin ada pemahaman, sehingga semakin paham dari sebelumnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bagian Keuangan dan Umum Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Rika Susanti, S.E., menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya dalam kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari undangan Polnep untuk membahas tata kelola keuangan dan penatausahaan BMN.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang diskusi antara pihak pusat dengan Polnep sebagai satuan kerja yang mengelola BLU.
Ia menjelaskan bahwa sebagai pengelola BLU, Polnep memiliki pengalaman langsung dalam menjalankan praktik pengelolaan BLU, termasuk berbagai permasalahan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Karena itu, pihaknya juga ingin mendapatkan gambaran dan pembelajaran dari pengalaman yang ada di Polnep.
“Polnep inilah yang sebagai pengelola BLU, praktik BLU seperti apa, permasalahan dan kendalanya seperti apa, Bapak dan Ibu yang ada di sini tentu lebih tahu. Kami justru belajar dari apa yang menjadi kendala atau yang terjadi di sini,” jelasnya.
Rika Susanti, S.E., berharap petemuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik Polnep maupun pihak pusat. Menurutnya, setiap satuan kerja BLU memiliki kondisi dan karakteristik yang berbeda sehingga diperlukan pemahaman terhadap praktik yang berlangsung dimasing-masing satuan kerja.
Kegiatan penguatan ini diharapkan tidak hanya menjadi forum untuk menyampaikan materi dan diskusi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Polnep dan pihak Kementerian. Dengan adanya diskusi dan pertukaran pengalaman, pengelolaan keuangan serta penatausahaan BMN di lingkungan Polnep dapat terus ditingkatkan.
Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Pontianak terus berupaya memperkuat tata kelola sebagai satuan kerja BLU, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan BMN yang tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
/