Pontianak, Humas Polnep - Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) kembali melaksanakan prosesi wisuda ke-37 pada hari kedua yang berlangsung pada Selasa (6/10) di Aula Merapi. Sebanyak 946 mahasiswa mengikuti prosesi wisuda sebagai tanda berakhirnya masa pendidikan sekaligus menjadi gerbang bagi para lulusan menuju dunia kerja.
Wisuda hari kedua ini diikuti oleh mahasiswa dari Jurusan Teknik Elektro, Jurusan Administrasi Bisnis, Jurusan Teknik Arsitektur, serta Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan.
Proses wisuda turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Politeknik Negeri Pontianak, anggota senat, orang tua dan keluarga wisudawan, serta tamu undangan. Momen tersebut menjadi salah satu momen penting bagi para lulusan setelah menyelesaikan proses pendidikan dan kompetensi yang cukup panjang selama di Polnep.
Direktur Politeknik Negeri Pontianak, Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Widodo PS, S.T., M.T., MCE., dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada para wisudawan agar tidak takut melangkah setelah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, keyakinan terhadap kemampuan diri menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi kehidupan.
“Anda harus percaya diri karena Anda telah naik level, Anda masuk ke masyarakat karena anda memiliki kompetensi masing-masing. Anda bisa, Anda udah bisa, Anda udah punya bekal, tinggal bagaimana Anda mensyukuri yang ada, karena di luar sana masih banyak yang ingin seperti Anda," ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar setiap orang tetap berusaha menikmati dan mensyukuri kehidupan yang dijalani. Menurutnya, rasa syukur perlu menjadi pijakan, terlebih bagi mereka yang akan menghadapi dunia dengan tantangan yang lebih besar.
“Walaupun kita mengeluh, maksimalkan potensi diri untuk tetap senang. Kita hidup dan bernapas saja sudah menjadi alasan untuk bersyukur. Anda baru akan melangkah ke dunia yang lebih kejam, jadi Anda harus siap untuk itu,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga memberikan motivasi kepada para lulusan agar tidak ragu menghadapi dunia luar. Ia menekankan pentingnya keberanian, kerja keras, dan keyakinan terhadap kompetensi yang telah dibentuk selama menempuh pendidikan di Polnep
“Apa yang anda tabur itu yang anda tuai, apa yang Anda lakukan maka itu yang akan terjadi. Saya ingin Anda fight di luar sana, karena saya yakin anda bisa. Kami di Polnep sudah memproses kompetensi Anda, jadi Anda pasti bisa,” katanya.
Direktur juga menekankan pentingnya menjaga hubungan dan meminta restu kedua orang tua. Ia mengingatkan para wisudawan bahwa kesuksesan tidak terlepas dari dukungan dan doa orang tua.
Selain itu, Direktur Politeknik Negeri Pontianak mengingatkan para lulusan untuk tidak merasa menjadi sosok yang paling penting di lingkungan. Menurutnya, sikap tersebut diperlukan agar para lulusan tetap rendah hati ketika memasuki dunia kerja.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada orang tua yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk menempuh pendidikan di Polnep. Ia mengatakan, setelah melalui proses pendidikan dan pembinaan, para lulusan kini telah menyelesaikan tahapan penting dalam perjalanan akademiknya dan siap dikembalikan kepada keluarga untuk melanjutkan langkah berikutnya.
Pada kesempatan yang sama, Syarief Abdullah Alkadrie, S.H., M.H., Anggota Komisi V dan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI, turut memberikan sambutan kepada para wisudawan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati atas pencapaian yang telah diraih selama menempuh pendidikan di Politeknik Negeri Pontianak.
"Saya atas nama anggota DPR RI mewakili Kalimantan Barat mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang diwisuda, serta kepada Bapak Ibu dari wisudawan yang berbahagia," ucapnya.
Ia berharap lulusan Politeknik Negeri Pontianak mampu menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan negara. Menurutnya, tantangan yang dihadapi saat ini semakin besar, sehingga lulusan Polnep diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga menjunjung tinggi integritas dalam mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang dimiliki.
"Lulusan yang dihasilkan Polnep diharapkan memiliki intelektual dan integritas agar kita dapat menjawab tantangan yang ada dengan inovasi. Bukan hanya bisa menerima ijazah saja, tetapi juga bisa menjawab tantangan yang ada," ujarnya.
Syarief Abdullah Alkadrie juga menyampaikan agar lulusan Polnep tidak hanya berorientasi untuk mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan serta melahirkan berbagai inovasi yang dapat menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap lulusan perguruan tinggi tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Tentu Polnep bisa menjadikan lulusannya untuk dapat menciptakan inovasi yang menjawab tantangan yang ada. Orang tua kalian pasti bangga karena apa yang diinginkan akhirnya terwujud, jangan lupa dengan asal kalian di mana pun berada, selalu ingat tanah kelahiran dan asal kalian,” ucapnya.
Prosesi wisuda hari kedua tersebut pun menjadi penanda bahwa ratusan mahasiswa Polnep dari empat jurusan telah resmi menyelesaikan tahapan penting dalam pendidikannya. Setelah melewati proses pembelajaran, praktik, serta pengembangan diri selama di kampus, para wisudawan kini akan dihadapi dengan tantang baru yaitu dunia kerja.
Dengan berakhirnya prosesi wisuda hari kedua di Politeknik Negeri Pontianak, para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan, kompetensi, dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Polnep untuk memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal bagi para lulusan untuk memberikan dampak bagi masyarakat maupun negara melalui kompetensi dan keterampilan di tengah berbagai tantangan yang ada.
/