P3AI POLNEP SELENGGARAKAN UJIAN ASESOR BKD

Image

by ully sartika 5 bulan yang lalu 366 comments 1017 views

Dalam rangka pelaksanaan layanan karier dosen, diperlukan penyamaan persepsi dan uji kompetensi bagi asesor dan calon asesor Beban Kerja Dosen (BKD). Sehubungan dengan itu, Pusat Pengembangan dan Peningkatan Aktifitas Instruksional (P3AI) Politeknik Negeri Pontianak menyelenggarakan kegiatan Penyamaan Persepsi dan Uji Kompetensi bagi Asesor dan Calon Asesor BKD yang diselenggarakan di aula Jurusan Akuntansi dari tanggal 02 sampai 03 Juni 2022 dan diikuti 63 orang peserta, ungkap Elsa Sari Yuliana Ketua Pusat Pengembangan dan Peningkatan Aktifitas Instruksional (P3AI) Polnep dalam laporannya saat pembukaan kegiatan.
Lebih lanjut dijelaskannya, kegiatan Penyamaan Persepsi dan Uji Asesor BKD Tahun 2022 Politeknik Negeri Pontianak sebagai tindaklanjut Surat Direktur Sumber Daya, Tangal 26 Januari 2022, Nomor: 0266/E4/KK.00/2022, terkait Pelaksanaan Pedoman Operasional Beban Kerja Dosen (BKD) Tahun 2021.   Dan kegiatan yang diselenggarakan dua hari ini merupakan kegiatan pembaharuan kompetensi dan keterampilan terkait diterbitkannya PO BKD Tahun 2021.
Adapun sebelumnya Polnep telah memiliki asesor dengan NIRA, sebanyak 50 orang. Yang kemudian dikarenakan beberapa hal seperti pensiun, sakit, dan meninggal dunia menjadi sejumlah 40 orang. Kemudian dibuka lagi pendaftaraan bagi para dosen yang telah memenuhi syarat administratif, sehingga terdapat 63 orang peserta kegiatan kita pada hari ini, ungkap Elsa.
Kegiatan penyamaan persepsi uji kompetensi BKD dibuka secara resmi Direktur Politeknik Negeri Pontianak H. Muhammad Toasin Asha. Dalam sambutannya, Direktur Polnep mengatakan bahwa petunjuk yang lama tentang BKD harus disesuaikan dengan petunjuk baru dari Kementerian. Menurutnya, penyamaan persepsi dan uji kompetensi asesor penting dilakukan. Asesor BKD harus memahami cara menilai dan mengevaluasi sesuai pedoman operasional BKD.
Laporan BKD dilaksanakan rutin setiap semester. Namun, saat ini jumlah asesor BKD masih terbatas dan sebarannya belum memadai sesuai program studi yang ada. Asesor BKD bakal membantu rekan-rekan dosen dalam memberikan approval laporan BKD. Materi untuk asesor lama dan calon asesor akan diperbarui, sehingga semakin banyak yang lulus seleksi asesor dan penilaian BKD dapat berjalan lebih baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Direkur Polnep juga menjelaskan bahwa saat ini Politeknik Negeri Pontianak akan berupaya menjadikan kampus sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Kesempatan yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi  sebagai salah satu satker yang diusulkan menjadi WBK tentu tidak akan kita sia-siakan. Tim Polnep yang sudah dibentuk sedang bekerja semaksimal mungkin untuk melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Dukungan seluruh sivitas akademika Polnep sangat kami butuhan, ujar Direktur berharap.
(Erwandi – Pranata Humas Ahli Madya)

Tags: No Tags

366 Comments


Leave a Comment

Recent Posts